Name/Title
Keris PenimbalDescription
PANIMBAL
Pada jaman dulu,keris dhapur ini banyak dimiliki oleh para abdi dalem Keraton karena tuahnya dipercaya bisa membantu pemiliknya mudah dipercaya melaksanakan tugas dari sang raja atau pimpinan.
Karena dulu hanya orang terpercaya saja yang akan diberikan amanah tugas khusus dari sang penguasa.
Keris Panimbal memiliki makna kebijaksanaan dan kekuasaan dan merupakan ajaran tersirat bahwa kita sebagai manusia harus senantiasa terpanggil untuk melaksanakan tugas dan kewajiban pada sesama dan kepada Sang Pencipta.
Tuah dari Keris Panimbal menjadikan pemiliknya mempunyai kharisma dan daya pikat yang bisa mempengaruhi orang lain agar kata katanya selalu didengarkan dan mudah dipercaya.
Selain itu,tuah dari keris ini juga bisa sebagai sarana pemanggil keris lain agar mudah dimiliki oleh pemegang keris Panimbal.
Sangat layak untuk dijadikan sebagai koleksi pusaka anda karena keindahan dari filosofi yang terkandung di dalamnya juga sebagai bentuk wasilah doa yang berwujud sebagai bagian dari ikhtiar.
Pusaka ini dikhususkan bagi para pecinta tosan aji yang mengharapkan sebuah mahakarya masterpiece dalam tosan aji kepemilikan nya
( Pusaka adalah media doa dan harapan dari pemiliknya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa )
Pilosofi,bentuk Panimbal, maksudnya supaya mengetahui cerita yang sudah berpindah kepada orang lain. Panimbal dalam bahasa Indonesia berarti Pemanggil (= kata benda atau nomina, orang yang memanggil). Pada Jaman dahulu adalah suatu kehormatan besar jika seorang Abdi Dalem di-timbali (dipanggil menghadap) Ngarsa Dalem (Raja). Biasanya ada sesuatu yang dianggap sangat penting atau sifatnya urgent (mendadak) sehingga titah atau dhawuh-nya (perintah) harus disampaikan langsung. Hanya orang-orang terdekat atau kepercayaan sang Raja atau istilah sekarang ini adalah “Ring Satu Istana”, yang akan mendapat kehormatan dan kepercayaan itu.
Untuk mendapatkan kepercayaan dari Raja tentu bukanlah sesuatu yang mudah. Mereka yang dianggap setia pada Rajanya serta telah berjasa kepada Kerajaannya lah biasanya yang berhak mendapat kalungguhan (kedudukan). Untuk menjadi kepercayaan Raja, orang tersebut harus “memanggil” semua hal terbaik yang ada pada dirinya. Mereka harus mampu menjadi jiwa petarung. Jiwa petarung bukan kuat secara fisik bagai banteng yang kalap dan tak terkendali. Melainkan sikap yang tegar berani dan pantang mundur dalam segala medan yang dilaluinya. Jiwa petarung adalah wujud seni; sinergi antara kekuatan dan kebijaksanan.
Ada kepercayaan unik di kalangan pecinta keris. Mereka yang mendalami dunia esoteri tosan aji percaya bahwa keris panimbal merupakan salah satu magnet pemanggil keris-keris lain yang ingin atau belum dimilki, juga sebagai sarana pemanggil rejeki yang seret/mampet
Additional info
Mungkin juga Dato..keris panimbal itu,saya rasakan aura mistik nya cukup kuat Dato,karena pada filosofi nya juga dibuat dengan tujuan2 tertentu dan diberikan hanya pada orang tertentu (orang2 kepercayaan raja yang dianggap mampu untuk melaksanakan suatu tugas khusus dari raja)..kalau saya boleh kasih saran,sebagusnya keris panimbal itu diwarang untuk memancarkan keindahan aslinya dan memperlihatkan penggunaan bahan meteorit pada pamornya. Bahan meteorit yang terkenal pada masa itu(saat itu kejayaan mataram, saudara dari pada kerajaan Palembang masa itu). Namun itu tergantung pada kesukaan kolektor2,karena umumnya kita orang melayu kurang begitu suka dengan warangan pada keris. Untuk suatu pengetahuan, hasil warangan keris juga bisa menentukan keris tua,bahan baja maupun bahan meteorit pamorInscription/Signature/Marks
Jarum suasa dihulu
Luk9